Senin, 31 Mei 2010

Miss World Doyan Makan Sate

The following article covers a topic that has recently moved to center stage--at least it seems that way. If you've been thinking you need to know more about it, here's your opportunity.
Kaiane Aldorino, Miss World 2009, mengaku sangat impresif dengan berbagai keragaman budaya Indonesia, tak terkecuali soal kulinarinya. Setibanya di tanah air dalam rangka menghadiri Malam Puncak Miss Indonesia 2010, salah satu kuliner yang diminati oleh Miss Gibraltar itu adalah sate.

"Saya suka dengan makanan Indonesia terutama sate," ujarnya saat jumpa pers di Plaza Indonesia, Senin (31/5).

Once you begin to move beyond basic background information, you begin to realize that there's more to indonesian celebrity than you may have first thought.

Kedatangan Miss World 2009 ke Indonesia juga didampingi oleh Mrs Julia Morley - Chairman of the Miss World Organization and International President of Variety, The Children's Charity, dan Mr. Stephen Douglas Morley - Miss World Organization Event Director.

Dalam kesempatan tersebut Miss World, Kaiane Aldorino juga memuji kecantikan wanita-wanita Indonesia yang memiliki warna kulit bagus dan mulus. "Mereka punya wajah yang selalu tampak lebih muda," ujarnya.

Makanya dia sama sekali tidak bisa memperkirakan siapa yang akan muncul sebagai Miss Indonesia 2010 pada malam puncak nanti yang juga akan disiarkan secara langsung oleh RCTI pada tanggal 1 Juni 2010. (kpl/wwn/bun)

You can't predict when knowing something extra about indonesian celebrity will come in handy. If you learned anything new about indonesian celebrity in this article, you should file the article where you can find it again.

Jumat, 28 Mei 2010

Marshanda Bikin Ben Cemburu

This article explains a few things about indonesian celebrity, and if you're interested, then this is worth reading, because you can never tell what you don't know.
Dalam sinetron terbarunya yang berjudul SEJUTA CINTA MARSHANDA, Marshanda berolah peran dengan sang kekasih Ben Kasyafani dan juga mantan kekasihnya Baim Wong. Namun peran-peran yang dimainkannya itu kabarnya sempat membuat Ben cemburu karena Chacha kembali dekat dengan Baim.

"Ben nggak pernah sama sekali cemburu kok. Menurut aku, Ben itu support banget, dia nggak pernah ngambek, dia sangat mengerti sama aku dan kita profesional banget," ujar Marshanda saat ditemui jumpa pers sinetron terbaru mereka di Studio Persari, Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (27/5) malam.

You may not consider everything you just read to be crucial information about indonesian celebrity. But don't be surprised if you find yourself recalling and using this very information in the next few days.

Hal yang sama diakui oleh Ben. Menurutnya, semua yang diperankan oleh dirinya dan Marshanda adalah murni karena pilihan produser. "Mungkin ini ada yang bilang stigma Ben dan Cha, sebagai kekasih, tapi memang ini pilihan produser. Mungkin aku nggak pungkirin, tapi aku mau dilihat karena aku berkarya," ujar Ben.

Lalu, apakah nantinya Ben berharap dirinya juga akan menjadi kekasih Marshanda dalam sinetron ini?

"Kalau begitu sih nggak seru. Kalau kita sama seperti kehidupan nyata malah ini kelebihan dari penulis bisa men-twist semuanya jadi sesuatu menarik, Chacha bisa membangun chemistry dengan Baim yang sampai membuat aku, 'Wow keren'. Bukan melihat sebagai apa gitu, apalagi ada bagian yang aku harus melihat mereka bermesraan. Cemburu dan sekalian aja," ujar Ben lantas tertawa. (kpl/adt/boo)

Now might be a good time to write down the main points covered above. The act of putting it down on paper will help you remember what's important about indonesian celebrity.

Selasa, 25 Mei 2010

Annisa Trihapsari Ajak Anak Nonton Fashion Show

Would you like to find out what those-in-the-know have to say about indonesian celebrity? The information in the article below comes straight from well-informed experts with special knowledge about indonesian celebrity.
Sebuah acara sosial tak harus identik dengan acara berkunjung ke panti atau pemberian bantuan ke tempat-tempat yang dilanda bencana. Peragaan busana juga bisa menjadi sebuah ajang amal jika baju yang diperagakan nantinya dilelang untuk kepentingan sosial. Pasangan Sultan Djorghi dan Annisa Trihapsari tak ingin melewatkan kesempatan untuk menolong yang membutuhkan dengan ikut serta dalam acara CHARITY UNTUK ICAL (wartawan,red).

"Baju yang saya pake akan dilelang hasilnya nanti akan diberikan pada salah satu wartawan yang terkena musibah buat saya ini ibadah semoga hasilnya bisa jadi manfaat bagi yang memerlukan," ungkap Anissa saat ditemui di Dian Kenanga, Pejaten Barat, Jakarta Selatan (24/05).

Most of this information comes straight from the indonesian celebrity pros. Careful reading to the end virtually guarantees that you'll know what they know.

Anissa yang dulunya seorang model pastinya kangen dengan peragaan busana seperti ini, lantaran hal tersebut adalah hobinya sedari dulu. Namun, karena kini sudah mengenakan jilbab, ia selektif dalam mengikuti peragaan sejenis ini. "Tidak sembarangan fashion show saya ambil. Kalaupun ada saya harus tuker pikiran sama suami karena itu sudah menjadi tanggung jawab saya no.1," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Anissa mengajak serta anaknya, Aquene Azis Djorghi yang berumur dua tahun untuk ikut serta dalam peragaan busana tersebut. "Waktu kemaren dia lihat busana Poppy Karim, anakku bilang 'ma kalau ada lagi aku ingin ikut' sekarang ada kesempatan aku ajak," ujarnya. Anissa dan Sultan memang tidak ingin membatasi keinginan anaknya.

"Dia suka nyanyi, suka lagunya Geisha Jika Cinta Dia sama balet dan suka main gitar juga," pungkas Anissa bersemangat. Perasaan Anissa sangat campur aduk dalam mendidik sang buah hati. Yang terpenting bagi dia adalah mengenalkan sang anak dengan Tuhan. (kpl/gum/dka)

Take time to consider the points presented above. What you learn may help you overcome your hesitation to take action.

Senin, 24 Mei 2010

Kak Seto Minta Carolina Serahkan Anak Pada Negara

When most people think of indonesian celebrity, what comes to mind is usually basic information that's not particularly interesting or beneficial. But there's a lot more to indonesian celebrity than just the basics.
Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak Seto Mulyadi merekomendasikan agar pasangan Caroline (40) dan Agus Wahyudi (28) menyerahkan kepengurusan kelima anak mereka kepada negara.

Hal itu dikatakan Seto saat mengunjungi rumah pasangan Caroline (40) dan Agus Wahyudi (28), di Kampung Kaliabang Bungur RT 02 RW02, Kelurahan Pejuang, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Jawa Barat, Minggu, setelah kedua pasangan itu menelantarkan lima anaknya di dalam rumah terkunci selama dua hari.

Menurut Seto, tindakan penelantaran anak yang dilakukan oleh pasangan Agus dan Caroline telah melanggar hak anak. "Jika kedua orang tua tersebut tidak mampu memelihara anak mereka, lebih baik diserahkan saja kepada negara. Anak-anak itu memiliki hak untuk mendapatkan hidup yang layak," ujarnya.

Dikatakan Seto, perlakuan terhadap anak seperti itu tidak bisa dibiarkan. Jangan sampai menjadi model dan akan ditiru oleh orang tua yang lain.

Niat Seto untuk bertemu langsung dengan ibu yang diduga tega menelantarkan kelima anaknya ini gagal, karena pasangan yang telah menikah sejak dua tahun lalu itu tidak berada di rumah begitu pula anak-anaknya.

Pimpinan Komnas PA ini pun akhirnya hanya bisa mendapat keterangan seputar kehidupan keluarga pasangan Agus dan Caroline dari warga dan ketua RT setempat. "Namun, saya berjanji dalam waktu dekat akan kembali mengunjungi pihak keluarga untuk berdiskusi terkait persoalan ini. Sebab, masalah penelantaran anak harus diselesaikan dengan tuntas," katanya.

Ketua RT 02, Azhari mengatakan Caroline telah pergi bersama kelima anaknya, yakni Steven (8), Glend (7), Marsyanda (2), dan anak kembarnya Deva dan Devi yang saat ini berusia dua bulan pada Minggu, sekitar pukul 12.00 WIB.

I trust that what you've read so far has been informative. The following section should go a long way toward clearing up any uncertainty that may remain.

"Tetangga tidak mengetahui kemana dia pergi. Sebab, tidak pamit kepada siapapun," ujar Azhari.

Sementara itu, Caroline Minggu pagi membantah jika dirinya telah menelantarkan anak-anaknya. "Pada Sabtu (22/5) kemarin saya sedang menyusul suami saya ke Jakarta. Si kembar tidak bisa dibawa karena saat itu sedang hujan," ujarnya.

Caroline setiap harinya berjualan gorengan di Perumahan Harapan Indah, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi. Sedangkan Agus, yang merupakan suami keempatnya itu bekerja sebagai petugas kebersihan di sebuah Rumah Sakit di Kramat Jati, Jakarta.

"Suami saya sudah jarang pulang sejak satu bulan lalu. Saya sempat berniat mengajak anak-anak, tapi ongkosnya tidak cukup, sehingga mereka saya titipkan pada Steven," katanya.

Caroline bersama dengan lima anaknya tinggal di sebuah kontrakan padat berukuran 3 X 6 meter. Harga sewa rumah petak yang telah dihuni selama empat bulan terakhir ini Rp125 ribu per bulan.

Dalam pemberitaan sebelumnya, Caroline diduga telah menelantarkan anaknya. Bahkan Sabtu (22/5) pekan lalu, anak kembar mereka yang masih berumur dua bulan harus dilarikan ke RSUD untuk mendapatkan perawatan intensif setelah menderita kekurangan cairan tubuh.

Deva dan Devi saat itu juga mengalami penyakit diare ringan sehingga warga sekitar berinisiatif membawa bayi mungil itu ke RSUD untuk mendapatkan perawatan sekitar pukul 17.00 WIB.

Setelah mendapat perawatan dari dokter, Deva dan Devi akhirnya diperkenankan pulang pada pukul 23.00. Menurut keterangan warga, pasangan itu sering kali mengurung ke lima buah hati mereka dalam kontrakan itu dengan posisi pintu terkunci dari luar menggunakan gembok. (ant/dar)

As your knowledge about indonesian celebrity continues to grow, you will begin to see how indonesian celebrity fits into the overall scheme of things. Knowing how something relates to the rest of the world is important too.

Sabtu, 22 Mei 2010

Alexandra Gottardo Dua Minggu Tak Keramas dan Sisir Rambut

You should be able to find several indispensable facts about indonesian celebrity in the following paragraphs. If there's at least one fact you didn't know before, imagine the difference it might make.
Rambut adalah mahkota bagi perempuan. Tak heran jika banyak perempuan rela mengeluarkan banyak waktu dan biaya untuk merawatnya. Tapi Alexandra Gottardo justru membiarkan rambutnya tak terawat.

"Saya tiga minggu gak sisiran dan jarang keramas, karena semakin kelihatan kusut semakin dapet karakternya. Untuk syuting di Attambua, mungkin kalau enggak ada syuting ini saya enggak bisa kemari. Karena belum pernah kepikiran mau pergi ke sana," ujarnya saat ditemui saat launching komik TANAH AIR BETA, Planet Hollywood, Jakarta Selatan, Kamis (20/05). Komik tersebut akan diproduksi oleh rumah produksi Alenia.

The best time to learn about indonesian celebrity is before you're in the thick of things. Wise readers will keep reading to earn some valuable indonesian celebrity experience while it's still free.

Untuk mengembalikan kerapian rambutnya, Alexandra mengambil waktu khusus. "Kemarin saya ambil liburan yang cukup lama, buat refreshing aja. Jadi kalau liburannya sudah cukup yaa aku kembali bekerja, nanti kalau lagi gak ada kerjaan yaa aku liburan lagi," tuturnya.

Alexandra memang sedang serius menggarap film. Statusnya yang jomblo membuatnya lebih mudah konsentrasi meningkatkan kemampuan aktingnya. Karena itu juga, Alex enggan menjawab saat ditanya persoalan pribadinya.

"Enggak mau ngomongin pacar ahh," selorohnya. (kpl/buj/bun)

There's no doubt that the topic of indonesian celebrity can be fascinating. If you still have unanswered questions about indonesian celebrity, you may find what you're looking for in the next article.

Jumat, 21 Mei 2010

Alexandra Gottardo Jadi Janda di TANAH AIR BETA

Are you looking for some inside information on indonesian celebrity? Here's an up-to-date report from indonesian celebrity experts who should know.
Alexandra Gottardo mengaku sangat terkesan saat ikut berperan dalam film TANAH AIR BETA, karena menurutnya ceritanya sangat bagus dan kuat. Dalam film tersebut, Alexandra membawakan karakter Tatiana, seorang wanita single parent asal Timor, yang berusaha tegar karena kehilangan anak lelakinya.

"Berperan sebagai wanita Timor, namanya Tatiana. Seorang single parent, punya anak dua, cowok - cewek. Berusaha tetap tegar di hadapan anak ceweknya, meski kehilangan anak cowoknya. Tetap mencari dan pada akhirnya happy ending," saat ditemui di peluncuran komik Tanah Air Beta di Planet Hollywood, Jakarta Selatan, Kamis (20/5).

Karakter tersebut sangat berbeda dengan peran yang pernah dibawakannya, terutama dari dandanan dan juga dialeknya.

I trust that what you've read so far has been informative. The following section should go a long way toward clearing up any uncertainty that may remain.

"Drastis banget perbedaannya, saya gak pernah ke Timor Leste, daerah Atambua, gak tau daerah Timor seperti apa. Pas ditawarin langsung mau, tapi nanya ada yang ngajarin dialek gak. Ini juga film yang mengangkat nasionalisme, bagus banget. Tantangan di sini juga saya berperan sebagai seorang ibu," paparnya.

Dan demi perannya itu, Alexandra hingga rela menggosongkan warna kulitnya. "Buat saya itu bukan pengorbanan, jangankan di film, kalau di Bali juga kadang berjemur. Memang dari diri pribadi sih pengennya agak gelap. Saya harus berjemur, biar keliatan lebih hitam. Rambut juga harus lebih keriting. Kalau keriting sih bisa dibuat di salon," ujarnya.

Bagi Alexandra, kesulitan utama saat berperan dalam film tersebut adalah soal dialek. Walau ada 'guru dialek' saat syuting, namun tak urung ia harus menjalani beberapa kali take dalam adegan-adegannya.

"Untungnya sih gak parah-parah amat, 2-3 kali take itu kan wajar. Reading di Jakarta 2 minggu lebih, terus ke Atambua, 5 hari observasi. Ke daerah pengungsian juga, lebih mengenal alam di sana dan juga wanita Timor seperti apa. Saya orang Jawa, kalau ibu di Jawa kan ngomong ama anaknya itu pelan, tapi kalau wanita sana itu kenceng, tegas dan lugas," tandas Alexandra.

Dan untuk perannya itu, Alexandra mendapatkan dukungan penuh dari keluarga. "Keluarga pasti, malah mama membantu banget. Saat ada tuntutan kalau kulit saya mesti hitam. Dia malah ngasih ramuan, gak tahu dari apa, pokoknya dibikin masker yang bikin coklat," tegasnya. (kpl/uji/bun)

If you've picked some pointers about indonesian celebrity that you can put into action, then by all means, do so. You won't really be able to gain any benefits from your new knowledge if you don't use it.

Kamis, 20 Mei 2010

Sammy Simorangkir: Pokoknya Saya Sudah Legawa

When most people think of indonesian celebrity, what comes to mind is usually basic information that's not particularly interesting or beneficial. But there's a lot more to indonesian celebrity than just the basics.
Sidang Sammy di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (20/05), mulanya beragendakan pemeriksaan saksi Regina, namun lagi-lagi yang bersangkutan tidak dapat hadir lantaran sakit. Akhirnya kesaksian Regina hanya diwakilkan lewat surat. Selain Regina, pihak JPU juga menghadirkan saksi ahli forensik, dr Arif Wahyono.

"Kita mengajukan saksi yang meringankan Sammy dalam perkara ini. Seperti kata dokter dari BNN bahwa Sammy adalah korban, dan dokter menyatakan ada perubahan fisik dari Sammy," ungkap Ida Rumindang, kuasa hukum Sammy seusai persidangan. "Mudah-mudahan dari sini Sammy bisa up. Pengobatan di dalam tahanan tidak seperti pengobatan yang di BNN," tambah Ida.

Knowledge can give you a real advantage. To make sure you're fully informed about indonesian celebrity, keep reading.

Tubuh Sammy memang terlihat lebih berisi semenjak masuk rutan, oleh karena itu dokter menyarankannya untuk sesegera mungkin masuk ke rehabilitasi "Di dalam kan aku bikin lagu dan itu kan engga perlu pake pemanasan dan lari-lari marathon," ujar Sammy. Ia juga mengungkapkan bahwa celana jeans-nya tak lagi muat.

Kegiatannya mencipta lagu selama di rutan, adalah sebuah bentuk curahan hati Sammy melalui media tulisan. "Pasti lah itu curhatan, tentang orang tua saya, tentang cinta, ya banyak lah," tuturnya. Kalau disuruh memilih, ia akan memilih lagu Pergi Dengan Indah dari Kerispatih sebagai perwakilan suasana hatinya saat ini.

Ditanya mengenai kesaksian Regina yang sedikit memberatkannya, Sammy tak banyak berkomentar. "Pokoknya saya sudah legowo, kalau dibilang berat ya berat, saya ngejalanin aja. Apapun itu saya hanya ngikutin prosedur, ga mau neko-neko," ujarnya. Sidang rencananya akan dilanjutkan minggu depan, Kamis (27/05) dengan agenda mendengarkan keterangan 3 saksi. (kpl/hen/dka)

This article's coverage of the information is as complete as it can be today. But you should always leave open the possibility that future research could uncover new facts.